Sabtu, 07 April 2012

artikel


Artikel
Ini adalah kisahku Nurlailah, Mahasiswa UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) Bandung.
Nama lengkap aku adalah Nurlailah aku dilahirkan di Bekasi pada tanggal 20 februari1991,sejak kecil aku tinggal bersama orang tuaku  tapi sekarang ketika aku mulai kuliah aku tidak lagi tinggal bersama orang tuaku. Pengalamanku sejak kecil memang terbilang sangat seru bagiku, mulai dari awal aku masuk sekolah dasar sampai masuk kuliah di bandung ini. Dimulai dari aku masuk sekolah dasar aku  sangat berpendirian untuk ingin mandiri. Sejak sekolah dasar aku tidak pernah untuk membuat orang tuaku kecewa karena aku selalu menuruti semua apa kata orang tuaku, mulai dari belajar sendiri sampai melakukan hal yang berkaitan dengan sekolah pun sendiri. Sehingga dengan itu aku berfikir bahwa aku harus bisa mewujudkan semua impian orang tuaku didalam diriku ini, karena mereka tidak mau melihat anaknya tidak mempunyai status pendidikan yang baik seperti mereka yang hanya bisa bersekolah sampai tingkat sekolah dasar saja. Dengan alasan ini aku masih akan tetap bertahan untuk bisa mewujudkan impian kedua orang tuaku.Sejak aku sekolah dasar memang aku tidak pernah mengecawakan kedua orang tuaku karena aku selalu mendapatkan peringkat didalam kelas. Mulai dari peringkat pertama sampai peringkat ke-tiga pun aku pernah merasakannya, hanya dengan itu yang dapat aku lakukan untuk membuat orang tuaku senang.Tidak itu sajah disamping aku mendapat peringkat aku juga memiliki teman dan guru yang sayang kepadaku, contohnya sajah teman-teman yang selalu mau untuk menjemput aku untuk berangkat bersekolah bersama mereka rela walaupun berlama-lama untuk menunggu aku. Dan yang paling penting adalah teman-teman yang selalu mau untuk aku ajak belajar bersama mereka adalah teman satu kampungku yang bersekolah bersama-samaku di sebuah sekolah dasar negri yang terkenal dikampungku itu. Teman-temanku itu bernama Nurmanih, Nurhikmah, Nurlela, Nurhalimah, dan Maliah. Ketika di sekolah dasar itu kami semua sangat giat untuk melakukan hal yang sangat bermanfaat mulai dari jualan buah sampai membuat sebuah hasil karya yaitu dengan membuat sebuah kalung-kalungan dan gelang-gelangan yang terbuat dari buah pohon jail-jali yang berwarna hitam-putih untuk dijualkan keteman-teman yang lainnya, Walaupun hasilnya sedikit tapi itu sangat membuat kami bahagia karena uangnya dibuat untuk jajan dan menabung disekolah tanpa meminta uang kepada orang tua. Selain adanya teman disekolah yang sayang kepadaku ada juga guru yang sayang kepadaku yaitu pak ujang namanya, beliau sangat sayang kepadaku sejak aku kelas satu sampai aku lulus dari sekolah dasar karena dia menganggap aku anaknya. Kenapa beliau menganggap aku anaknya? karena beliau itu tidak mempunyai anak. Beliau itu sangat mengerti sosok aku, sehingga ketika aku sedang ada suatu hal yang tidak bisa aku lakukan beliaulah yang membantu aku. Beliau juga sudah sangat aku anggap orang tuaku sendiri sehingga aku bisa mencurahkan keluh kesahku kepadanya. Sejujrunya aku itu tidak pernah mengeluhkan sesuatu kepada siapapun termasuk kepada orang tuaku sendiri, karena aku takut jika aku mengeluh kesah kepada orang tuaku aku pasti mendapat marah dari mereka.Walaupun aku banyak saudara aku tetap menjadi diri sendiri yang tidak pernah mau untuk membuat orang tua susah. Sejak aku mulai masuk sekolah menengah pertama di SMPN 1 BABELAN aku sangat senang karena disekolah itu pun aku tetap banyak memiliki teman dan guru yang sayang kepadaku. Aku belajar dengan keras baik itu dirumah atau disekolah dan sampai- sampai aku  dibilang KUPER dengan teman – temanku dikelas.Tapi aku tidak perduli dengan semua yang teman – temanku bilang . Karena kenyataannya aku masih lebih baik dari mereka aku bisa mengikuti organisasi dari pada mereka yang hanya keluar malam , jalan ke mol, nongkrong – nongkrong dan menghabiskan uang orang tuanya saja.Aku bangga kepada orang tuaku dan aku juga sangat berterimakasi kepada kedua orang tuaku karena aku sudah dilahirkan kedunia sebagai anak mereka . Karena didunia ini aku bisa mewujudkan semua impian – impian ku dan cita – citaku serta hobiku.
            Kebanyakan orang yang heran dengan hobiku karena aku suka dengan pertualangan dan kemah.Padahal menurut mereka kemah itu membosankan tapi bagiku itu tidak membosankan malah aku bisa melihat keindahan yang diciptakan sang pencipta dan aku pun bisa belajar bagaiman rasanya mandiri sehingga suatu saat nanti ketika aku sudah melanjutkan kejenjang yang tinggi aku bisa membiayai semua biaya kuliahku dan tidak mengecewakan kedua orang tuaku.Dengan hobiku itu aku bisa mewujudkannya di sebuah organisasi yaitu organisasi PRAMUKA dan Bayangkara organisasi ini sangat menyenangkan bagiku tapi kebanyakan teman –temanku itu organisasi yang tidak menyenangkan baginya .Dan aku berusaha membuktikannya  bahwa organisasi yang aku geluti itu tidak sejelek yang mereka bayangkan. Dan akhirnya aku pun bisa membuktikannya dengan membawa nama sekolah dengan juara di berbagai lomba di Bojong Mangu .Bukan itu saja aku pun dapat menceritakan kedepan kelas sewaktu pelajaran bahasa Indonesia yang bertemakan pengalaman pribadi yang harus di ceritakan didepan kelas aku pun maju dan menceritakn pengalamanku tentang berkemah pada saat menjadi keamanan di sebuah acara yaitu Rainas ( Raimuna Nasional ) dimana acara tersebut dibuka oleh presiden SBY dan dihadiri peserta rainas dari negara –negara internasional.Teman - temanku semuanya kagum dengan aku dan mereka sadar bahwa organisasi yang aku geluti itu memang tidak boleh dianggap remeh. Disekolah ini aku juga membuktikan kepada orang tuaku bahwa aku bisa mandiri danaku pun tetap mendapat peringkat dan mendapat beasiswa. Aku bisa mendapat beasiswa karena hobi dan kemampuanku dalam belajar. Sejak aku sekolah dasar sampai sekolah d SMP ini aku mengikuti atlet lari sehingga aku mendapat beasiswa. Tidak lupa juga aku sangat senang jika aku pergi kesekolah aku selalu berangkat dengan menaiki sepeda bersama sahabatku yaitu Arnih Suryanih kami berdua selalu bersama mulai dari belajar bersama,bermain bersama dan berorganisasi yang sama pula di SMP tersebut. Kami mengikuti organisasi yang kebanyakan anak tidak mau mengikutinya karena alasan yang sangat simple yaitu cape dan membosankan. Semua itu anggapan yang salah bagi mereka karena anggapan seperti itu sama sajah anggapan yang bodoh sebab organisasi ini merupakan organisasi yang sangat mendidik kita untuk mandiri dan menjadikan pribadi yang baik,organisasi ini adalah pramuka. Didalam organisasi ini aku mempunyai kehidupan yang sangat menyenangkan karena semua bakat kita dituangkan disini mulai dari bakat yang biasa-biasa sajah sampai bakat yang luar biasa. Apalagi ketika adanya kemah dalam suatu pertemuan yang sangat besar dengan pramuka-pramuka seluruh Indonesia, disitu kita dapat berbagi pengalaman dengan teman yang berbeda daerah tentang bagaimana cara mereka menjalankan organisasi pramukannya dan bagaiman cara kita hidup dengan orang yang berbeda untuk menuju masa depan yang sukses. Ada suatu pengalaman yang menurut aku itu sangat menyenangkan dari banyak pengalaman yang pernah aku dapatkan di dalam organisassi itu yaitu ketika berkemah dalam rangka acara jambore daerah, acara tersebut sangat berkesan karena banyak orang yang amat antusias dalam acara tersebut  untuk berlomba-lomba agar dapat ikut acara tersebut. Dimana dalam acara tersebut kita diajak untuk melihat sekeliling kita tentang bagaimana cara orang untuk berbuat dalam cinta alam dan kasih sayang sesama manusia. Nah disana aku telah banyak menemukan hal-hal yang bermanfaat mulai dari cara penanaman cara dalam aflikasinya dan sampai apa akibat dan keuntungannya jika kita tidak menerapkan cara tersebut untuk kehidupan di dunia. Sampai di SMA aku juga mengikuti organisasi itu, hanya saja aku pun ikut organisasi KIR ( Karya Ilmiah Remaja ) serta aku pun mengikkuti kursus bahasa inggris sampai level 2 itu pun aku lakukan dengan mengandalkan uang jajan sekolahku, dengan adanya organisasi ini dan kegiatan yang lainnya membuat aku senang karena aku bisa bermain sekaligus berfikir dan menumbuhkan kepercayaan diriku yang dulu dianggap kuper. Aku amat sangat senang karena aku mendapat hasil yang baik di kursusku itu . Aku juga senang dengan semua hobiku itu karena cita – cita terbesarku adalah membuat orang tuaku bahagia dan hidup dengan layak dari hasil kerja kerasku nanti. Bukan itu saja aku memiliki cita – cita yang sangat diimpikan kedua orang tuaku yaitu menjadi polwan karena dengan menjadi polwan aku bisa menegakan keadilan yang sesuai dengan undang – undang dan agama yang ada, serta bisa menganyomi masyarakat yang sedang memiliki kesusahan dalam tindak kriminal. Walaupun cita – citaku itu tidak tercapai aku rela dan ikhlas (walau ikhlas itu sebenarnya susah tuk diterapkan dalam hati,pikiran dan perbuatan) , asalkan yang paling penting dengan bersekolah kejenjang yang lebih tinggi dan bisa membahagiakan orang tuaku serta menjadi anak yang berbakti kepada orang tua di dunia dan akhirat serta dapat membuat orang yang ada disekitarku senang dan bahagia aku juga akan amat sangat senang sekali.
Dengan adanya organisasi ini aku merasa sangat teerhibur dalam duka yang telah aku alami ketika aku tidak diterima menjadi anggota kepolisian (polwan). Sebelumnya dengan organisasi  ini aku juga tidak melupakan statusku sebagai pelajar karena walaupun aku ikut organisasi itu aku dikelas tetap berprestasi. Yah, memang terkadang kebiasaan aku adalah meluangkan waktu kosongku dengan berkumpul di organisasi tersebut tapi disitu aku dapat menambah pengalaman dan cara berfikir tentang berpendapat satu sama lain dalam memecahkan masalah. Dan terkadang kita juga tidak lupa selalu melakukan bakti sosial ketika disuatu daerah-daerah yang terkena bencana banjir atau bencana alam. Didalam acara tersebut kita berbaur dengan orang-orang yang kita tidak kenal dalam menggalang dananya sehingga  akhirnya kita pun berkenalan dan bekerja sama dengan orang-orang tersebut untuk mencari dananya. Di SMAN 1 BABELAN aku sangat sayang kepada semua teman-teman dan guru-guru disana sehingga mereka pun tidak luput juga sayang kepada ku, samai-sampai guru-guru disekolah adalah tempat aku bercanda, bergurau, berdiskusi dan tempat aku bertanya tentang bagaiman menjadi orang anak yang berbakti kepada orang tua. Sampai disuatu hal aku mememiliki guru yang amat sayang kepadaku guru tersebut mengangap aku sebagai adiknya sendiri karena usia beliau tidak jauh denganku. Bersamanya aku merasa nyaman walaupun sebenarnya aku memiliki banyak saudara tapi menurutku saudara-saudaraku itu tidak mengerti tentang aku. Disinilah disekolah inilah aku bisa melakukan suatu hal yang amat sangat bermanfaat bagiku karena di SMA adalah tempat dimana akhir sekolah aku unuk melanjutkan ke perguruan yang lebih tinggi. Dan di SMA lah aku mulai memikirkan cita-citaku yaitu ingin menjadi polwan begitu juga orang tuaku yang amat sangat menginginkan aku menjadi polwan karena menurut mereka polwan dapat membuat aku bahagia dan mengangkat derajat mereka. Tapi apa daya setelah lulus dari SMA aku tidak bisa mewujudkan semua impian kedua orang tuaku aku merasa gagal menjadi anak yang berbakti kepada orang tua karena aku tidak diterima menjadi polwan. Aku sempat prustasi karena masalah itu, semua aktivitasku kacau balau tak berjalan dengan baik . Semua pekerjaan yang aku lakukan pasti selalu salah,  dan semua pekerjaanku itu selalu terhambat karena perasaanku itu.
Karena aku tak mau memikirkan dan merasa prustasi lagi aku pun bangkit dari keterpurukan itu, aku bangkit dari keterpurukan ku itu dibantu oleh sahabatku yaitu Ika Nurhayati. Temanku itu selalu memberi aku nasehat dan selalu memberi aku motivasi untuk bisa bangkit dengan menyarankan aku agar aku lebih baik kuliah dari pada merenung dan berdiam diri saja dirumah.(kata ika: “ cahyo ela kamu pasti bisa berubah, wujudkan impian kedua orang tuamu…semangat!!!!!) dengan kata-kata itu yang selalu ika lontarkan ke aku baik lewat sms atau lewat telpon atau pula lewat ucapan sendiri dengan bertatapan langsung denganku.
Dan akhirnya aku memulai hidupku dengan perubahan yang sangat heboh, dari menghibur diri sendiri dengan candaan yang tidak jelas dan sampai berbuat yang tidak jelas tapi lucu dihadapan teman-teman. Diawal pendaptaran mahasiswa baru aku sempat tak berfikir untuk kuliah tapi aku berfikir untuk bekerja saja apadaya tetap saja walau aku melamar kerja aku tak diterima. Dan akhirnya aku memutuskan “ya allah jika aku diperkenankan kuliah besok aku akan mendaptar kuliah dimana saja mudah-mudahan diterima”, amin..Tak disangka pada pagi harinya temanku sms dia bilang ela kamu mau daftar kuliah tidak di UPI Purwakarta?Aku masih bingung mau daftar atau tidak karena aku saja tidak tahu universitasnya dimana. Aku pagi itu masih berfikir sampai-sampai temanku itu telpon aku jadi tidak ela?karena jam sudah jam sepuluh pagi aku masih bingung kalau aku daftar aku pasti ketinggalan sedangkan dia sudah jalan teerlebih dahulu. Dan akhirnya aku putuskan aku harus daftar kuliah karena di Universitas Purwakarta sudah ditutup pendaftarannya aku bingung harus daftar dimana lagi akhirnya allah SAW memberi jalan bahwa aku memang ditakdirkan untuk kuliah.Tidak disangka temanku di organisasi Paskibra menelpon aku bahwa diBandung sekarang ada pembukaan mahasiswa baru tapi hari ini terakhir. Aku pun bergegas pergi ke Bandung meskipun aku tidak tahu dimana tempatnya berada.Mungkin karena aku sudah ditakdirkan kuliah di Bandung ini akhirnya dengan perjuangan aku sampai di UPI Bandung ini walaupun jam pendaftaran sudah habis aku masih bisa mendaftar di BNI Kampus tersebut sehingga aku diperbolehkan untuk datang lagi ke Bandung besok pagi.Tidak sampai disitu perjuanganku untuk masuk di UPI ini, aku pada hari itu juga pulang ke Bekasi dan harus kembali lagi besok pagi ke Bandung untuk mendaftar ke BAKnya. Setelah pagi tiba aku pun bergegas untuk pergi ke Bandung walaupun sendiri aku tetap semangat untuk mendaftar ke UPI lansung. Setelah samapi disana aku bingung mau masuk jurusan apa karena memang aku tidak minat menjadi seorang guru akhirnya aku memilih suatu jurusan yang amat sangat asing namanya bagiku yaitu PTS. Dan pilihan yang kedua adalah tentang jurusan komputer. Akhirnya setelah mengisi dan menunggu antrian untuk menyerahkan berkas aku pun mendapat nomor seleksi aku dan sekarang juga sebagai nomor induk mahasiswaku yaitu 1002560.Tidak aku sangka aku bisa masuk kuliah yang terbayang dalam pikiranku adalah aku kuliah ngambil jurusan apa ?dan bagaimana kedepannya ?terus pelajarannya bagaimana? aku tidak mengerti semuanya apakah aku bisa menjalankannya?Dan pada akhirnya aku tahu semua itu setelah aku mulai belajar di FPTK terutama di PTS.Disana aku tahu apa itu FPTK itu,didalam pendidikan walaupun aku tidak senang menjadi seorang pendidik ternyata aku belajar sebagai pendidik.Aku sadar Karena jika di dalam dunia, tanpa pendidikan,  hidup terasa lumpuh. Karena itu pendidikan merupakan kekuatan yang dinamis. Pendidikan akan mempengaruhi perkembangan fisik, mental, emosional serta etikanya. Dan menurut pengalamanku yang aku pernah baca lewat internet dan buku-buku tentang pendidikan.Sebab pendidikan adalah Proses di mana seseorang mengembangkan kemampuan, sikap, dan bentuk-bentuk tingkah laku lainnya di dalam masyarakat di mana kita hidup.Serta Proses sosial di mana orang diharapkan pada pengaruh lingkungan yang terpilih dan terkontrol khususnya yang datang dari sekolah, sehingga kita dapat memperoleh atau mengalami perkembangan kemampuan sosial dan kemampuan individu yang optimum.Aku sadar pendidikan itu penting karena pengalamanku yang dulu telah membuat aku bodoh hanya satu saja planning yang diinginkan padahal didepan masih ada pendidikan untuk kita bisa membahagiakan orang tua.Karena pada umumnya pendidikan  menerima siapa saja yang ingin dididik tanpa mempertim- bangkan minat atau bakat atau keadaan fisik peserta didik. Pendidikan ini tidak mempersiapkan peserta didik untuk bekerja, tetapi mereka dipersiapkan dengan sejumlah wawasan pengetahuan sebagai bekal untuk masuk ke jenjang yang lebih tinggi. Di UPI juga aku menjadi segan karena aku bisa masuk menjadi mahasiswa di FPTK karena aku baru tahu tentang apa saja karakteeristik PTK itu,karakteeristik tersebut sangat bagus bagiku karena PTK mempunyai karakteristik: Pendidikan kejuruan diarahkan untuk mempersiapkan peserta didik memasuki lapangan kerja,Pendidikan kejuruan didasarkan atas demand-driven (kebutuhan dunia kerja),Fokus isi pendidikan kejuruan ditekankan pada penguasaan pengetahuan, keterampilan, sikap, dan nilai-nilai yang dibutuhkan oleh dunia kerja,Penilaian yang sesungguhnya terhadap kesuksesan siswa harus pada ”hands on” atau ferforma dalam dunia kerja.
Aku juga akhirnya mengerti tentang PTS (Pendidikan Teknik Sipil) karena aku sudah mendengar penjelasan dari pelajaran vokasi. Mulai dari pembelajarannya yang selalu berkaitan dengan bangunan dan beban-beban bangunan serta kekuatan bangunan-bangunan. Dan aku juga tahu tentang prospek teknik sipil untuk sekarang dan 10 tahun mendatang kemungkinan banyak dibutuhkan, karena pada saat ini Indonesia sedang banyak pembangunan dimana - mana sampai ke pelosok daerah. Bukan itu sajah peluang lulusan teknis sipil juga bisa menjadi Pelaksana Lapangan, Structure Engineer, Site Manager, Project Manager, Quantity Surveyor, Baik di Kontraktor, konsultan Perencana atau di owner, kita juga bisa kerja di perawatan gedung (Building maintenance),dan bisa menjadi guru di SMK. Dan aku menulis sebuah artikel ku ini  seperti aku menulis semua impianku dan semua pengalamanku serta semua keinginanku yang selama ini telah aku tulis di buku harianku atau dearyku semoga aku bisa lulus dengan cepat dari UPI ini aku datang keBandung dengan sangat cepat dan bisa mendapat kerja dengan cepat serta menjadi sarjana pendidikan dengan cepat pula amin..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar